Semua Punya Masalah

Oleh: Arwani, S.E., M.AB

Seperti biasa. Selepas Isya, jika tak ada kegiatan di luar. Sang Guru memanggil ketiga muridnya untuk sekedar ngobrol ringan tentang hal-hal yang sedang menjadi pembahasan di luar.

Malam itu, camilannya agak istimewa, singkong keju dan martabak manis, dan tak lupa kopi hitam tubruk dengan gula aren sebagai penyedapnya.

Di antara petikan ujar-ujar yang disampaikan Beliau adalah sebagai berikut: “Kehidupan dan masalah itu ibarat dua sisi mata uang, ia selalu ada … Di mana ada kehidupan, di situ pasti ada masalah … Di mana kalian tinggal kelak … Pasti akan bertemu dengan masalah.”

Ketiga murid itu khusyuk mendengarkan Sang Guru menguraikan pembahasan tentang masalah.”Masalah yang mendatangi kalian, itu harus kalian hadapi, bukan dihindari.. Karena, pada hakikatnya, masalah itu datang untuk memberikan pelajaran bagi kalian.. Semakin banyak masalah yang kalian selesaikan dengan baik, maka semakin matang lah pola pikir kalian” Sang Guru Dian sejenak, menyesap Sigaret dan meminum kopinya.

“Saat masalah itu datang menghampiri kalian, nyatakan lah dalam pikiran dan hati kalian, bahwa tidak hanya kalian saja yang punya masalah… Semua orang yang hidup pasti punya masalah… Hanya saja tingkat penerimaan mereka akan adanya masalah itu berbeda2… Begitu pula dalam menyelesaikannya”

“Jadi, jangan merasa bahwa saat kalian punya masalah itu hanya kalian yang menderita… Hanya kalian yang merana dan hanya kalian yang berduka”

“Dan yang paling penting, Gusti Allah tidak akan memberimu masalah kecuali kamu mampu menyelesaikannya… Hanya saja, seringkali kamu tidak menyadari bahwa kamu mampu menyelesaikannya”

Setelah panjang lebar Beliau bercerita tentang yang lain-lainnya … Beliau pun beranjak masuk ke dalam rumah dan menyuruh murid-muridnya untuk segera beristirahat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *