Banjir adalah Masalah bagi Semua

Oleh : Nuni Oktaviani, SP., M.M

Di dalam hukum ekologi, setiap gangguan keseimbangan ekosistem akan selalu mengarah proses kesimbangan kembali (daya lenting). Begitu juga gangguang oleh banjir ini apabila banjir bertahan sampai lama misalnya banjir  yang terjadi pada tahun 2021 di Kabupaten Indramayu yang menggenang 24 Kecamatan yang memakan waktu sampai dengan satu bulan atau banjir rob yang ada di desa pesisir Kabupaten Indramayu yang terendam setiap bulan dua kali sepanjang tahun, maka lingkungan manusia akan melakukan tindakan penyesuaian yang dinamakan adaptasi.

Manusia di dalam lingkungan banjir tersebut kemudian menjadi terbisa kembali dengan susana banjir air tersebut, bahkan mungkin dengan lamanya banjir itu mereka sudah bisa pula mengelola lingkungan tersebut sehingga berhasil memperoleh sumber kehidupan baru untuk kebutuhan mereka sehar-hari (misalnya petani jadi tukang perahu, pedagang menjadi pencari ikan dan sebagainya), sedangkan yang lainnya yang tidak tahan terhadap banjir akan pindah ke tempat lainnya. Tetapi problem utama banjir adalah bahwa banjir itu pada umumnya tidak menjadi permanen.

Banjir datangnya tidak terduga dan surutnya juga sering tidak bisa diramalkan oleh manusia. Apabila organisme hidup dalam ekosistem banjir mulai mengarah kepada suasana yang seimbang, jika banjirnya kemudian surut maka ekosistem tadi sekali lagi akan mengalami gangguan keseimbangan yang amat membahayakan organisme hidupnya kembali dan untuk itu kemudian terjadi pula proses baru yang semacam yakni proses “re-equlibrium”. Dan yang lebih celaka lagi dari tinjuan ekologi ini adalah bila suatu daerah ekosistem mengalami banjir yang tidak beraturan datang dan surutnya, misalnya 2 mingguan terjadi banjir, satu bulan surutnya, datang lagi banjir baru surut lagi dan seterusnya sampai beberapa kali. Bagi daerah seperti itu menyarankan manusianya dpindahkan saja dari tempat tersebut karena pasti mereka akan mengalami penderitaan yang jauh lebih hebat. Mereka senantiasa menghadapi ekosistem yang tidak stabil atau tidak seimbang dan mereka selalu dalam keadaan stres baik fisik maupun mentalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *