Bukhori: Perjuangan Harus Sampai Akhir

Indramayu. Pada kegiatan sidang munaqasah yang diselenggarakan pada hari Sabtu (21/11/2020) di Kampus Putih salah satu mahasiswa peserta sidang menjadi sorotan. Dia adalah Bukhori Anwar, mahasiswa tingkat akhir program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tetap mengikuti kegiatan sidang munaqasah untuk mempertahankan hasil penelitian skripsinya di hadapan dosen penguji, meskipun dengan menahan sakit pada kakinya. Hal ini karena beberapa hari sebelum sidang ia mengalami kecelakan lalu lintas yang menciderai kakinya cukup serius.

Sambil dibantu oleh temannya dan menggunakan tongkat ia tertatih-tatih memasuki ruang sidang munaqasah. Tak menyerah, mahasiswa asal desa Malangsemirang Kec. Jatibarang yang juga merupakan anggota aktif PMII STAIS Dharma ini, mampu menjawab berbagai pertanyaan dosen penguji dengan baik. “Perjuangan harus sampai akhir” ungkap Bukhori.

2 thoughts on “Bukhori: Perjuangan Harus Sampai Akhir”

  1. VAOLIL AZMI says:

    Walau rintang menghadang. Keadaan tidak menjadi halangan. Karena masa depan akan tergenggam tergantung bagaimana kita meraihnya.

  2. Muhamad Rizka Saomi says:

    Membanggakan dan Patut di contoh ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *